Close

August 8, 2019

Bertemu Profesor Matematika Dunia

Ida Nurhidayati, pelatih Jurnalistik SMP LH

Hari ini, 7 Agustus 2019 , Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya kedatangan tamu istimewa, Prof. Hadi Susanto, Phd. Beliau adalah senior lecturer dari University of Essex, UK, kelahiran Lumajang, Jawa Timur. Di tanah air beliau juga menjadi Profesor Luar Biasa di almamaternya yang lama, ITB.

Alhamdulillah kepulangan beliau di tanah air (dalam rangka apa ya, Prof? Tadi lupa tanya) ternyata membawa berkah tersendiri bagi para kitten dan mantan kitten(atlet olimpiade) Berupa apa? Tentu saja tak lain dan tak bukan berupa tatap muka secara langsung dan menerima nasehat dari beliau.

Pak Hadi memang belum pernah mendapat kesempatan mengikuti olimpiade Matematika, baik lokal maupun internasional. Tidak seperti para kitten yang tadi khusyuk mendengar ceritanya. Tapi beliau pernah mendapat kehormatan menjadi pembina olimpiade matematika khusus bagi peserta IMO (International Mathematic Olympiad – olimpiade matematika internasional untuk anak SMA) sebelum memperoleh beasiswa S2 di Universty of Twente, Kerajaan Belanda.

Dan beliau tahu betul berapa banyak peluang yang bisa didapatkan dari anak-anak yang menjadi juara olimpiade. Tentu saja bagi Resa, Haidar, Aldyto, Izzun, Farrel, Hilmy dan Una itu bukan hal yang tidak mungkin. Toh mereka sudah memulai langkah itu di usia yang super belia. (Btw Ustadz Andri pilih undangannya strategis sekali yak?😂)

Tapi itulah dunia olimpiade. Dibalik segala gemerlap medali dan piala yang melambai-lambai mengejek mata, mereka tak ubahnya rimba belantara dimana hanya yang paling kuat staminanya lah yang akan survive. Pak Hadi yang lahir dan besar di lumajang semoga saja tahu, bahwa bagi para kitten, Kota Lumajang tak ubahnya ‘the lion’s den’ alias kandang singa. Dari kota itulah para juara olimpiade paling bergengsi se antero nusantara dilahirkan.

Dan tentu saja para kitten seharusnya aware betul dengan hal ini. Sekali dua kali menjadi juara memang membanggakan. Tapi di atas langit masih ada langit. Benih-benih juara di luar sana bermunculan bak rumput tetsiram air hujan. Tugas kita hanyalah disiplin, konsisten dan menjaga stamina supaya bisa terus berjuang menjadi pemenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *